Please Wait...


RajaBackLink.com

2 Cara Menghitung Uang Pinjaman Bank Supaya Tidak Salah Arti

Cara Menghitung Uang Pinjaman Di Bank

Jika Anda memulai bisnis dan tidak mempunyai cukup dana, maka Anda bisa meminjam uang ke Bank. Lantas, jika Anda meminjam uang ke bank, bagaimanakah cara menghitung dana yang di pinjamkannya tersebut ? Yuk simak ulasan berikut ini.

Hal yang biasanya di perhatikan adalah angsuran yang harus di bayar sampai kredit itu lunas. Angsuran kredit terdiri atas jumlah pinjaman ditambah bunga yang di tanggung oleh nasabah tersebut.

Walaupun banyak dari mereka yang mengabaikan masalah bunga tersebut tapi pada kenyataannya penghitungan bunga dapat terpengaruh kepada nilai total pinjaman.

Setiap jenis kredit memiliki cara penghitungan bunganya sendiri dan peraturan yang di tetapkan pada berbagai macam kredit tersebut tidaklah sama.

Sebelum mengajukan permohonan pinjaman Bank, Anda harus menegetahui cara menghitung persen bunga pinjaman untuk dapat memeriksa kebenaran perhitungan bungan yang di terapkan pada kredit Anda.

Dengan Anda mengetahui pengetahuan tentang perhitungan bunga dari macam-macam kredit yang di ajukan, Anda dapat menganalisa berapa besar cicilan yang di pertanggungjawabkan juga jangka waktu yang di capai tersebut harus di lunaskan.

Dengan cara tersebut Anda bisa mengatur keuangan Anda secara seimbang. Secara umum, macam-macam bunga yang di kasih oleh Bank cukup beragam. Namun, pada kali ini Admin hanya membahas 2 saja yaitu :

  • Bunga Flat

Bentuk perhitungan bunga flat adalah paling murah dan sederhana. Anda dapat mengambil contohnya dari berbagai macam brosur kredit di Bank tanpa kepemilikan kendaraan bermotor.

Pada umumnya, brosur yang menawarkan kredit motor Anda dapat ditemukan di kolom-kolom berisi angsuran yang harus di bayarkan setiap bulan. Urutan angka tersebut berlaku hingga perkreditan lunas.

Jumlah-jumlah yang ada pada baris-baris berikut dihitung pakai metode rata atau flat. Pada bentuk kredit tersebut nilai bunga dengan plafon akan di hitung secara optimal sesuai dengan jangka waktu pinjaman.

Agar bisa memudahkan Anda mengambarkan perhitungan bunga flat tersebut, Admin berikan contohnya :

Contoh :

Pak Budi mengajukan permohonan kredit tanpa agunan sebesar 300 juta rupiah dengan jangka waktu harus lunas yaitu 12 bulan dan di pertanggungjawabkan bunga pinjaman sekitar 10% tiap tahunnya. Dan ini cara penjabarannya yang harus di bayarkan oleh Pak Budi.

Jumlah Pinjaman : 300 Juta

Bunga Pertahun : 10%

Jangka Waktu : 12 Bulan ( 1 Tahun )

Cicilan Pokok : 300 : 12 = Rp. 25 Juta/Bulan

Bunga : (300 X 10%) : 12 = Rp. 2.5 Juta

Angsuran setiap bulan : 25 + 2.5 = Rp. 27.5 Juta

Dari total tersebut setelah di hitung dengan cara penghitungan bunga flat maka angsuran yang harus di lunasi oleh Pak Budi adalah Rp. 27.5 Juta tiap bulannya.

Namun, karna perhitungan bunga nya berjenis flat maka nilai angsurannya tidak mengalami perubahan.

  • Bunga Efektif

Yang perhitungan bunga satu ini semakin lama jumlah angsuran maka semakin berkurang bunganya. Pinjaman ini di dalam penerapan bunganya angsuran di hitung sesuai dengan jumlah sisa total pinjaman.

Sistem perhitungan ini biasanya di bebankan pada kredit jangka panjang seperti kredit investasi.

Dengan berjalannya waktu beban bunga yang di bayarkan nilai bunganya akan semakin berkurang dan sangat kecil di bandingkan dengan perhitungan bunga flat.

Contoh :

Pak Rooney mengajukan permohonan pinjaman sekitar Rp. 300 Juta. Berapa angsuran yang harus dibayarkan Pak Rooney tiap bulannya ?

Rumusnya adalah :

SP X i X (30/360)

Ket :

SP : Saldo Pokok Pinjaman Dari Bulan Sebelumnya

i : Suku Bunga Setiap Tahunnya

30 : Jumlah Hari Dalam Satu Bulan

360 : Jumlah Hari dalam 1 Tahun

Pokok Pinjaman : Rp. 300 juta

Bunga : 10% per tahun

Jangka Waktu Kredit : 30 Bulan

Angsuran 1 Bulan

300 X 10% X (30 hari/360 hari) =  Rp. 2.5 Juta

Angsuran pokok di tambah bunga pada 1 bulan : 10 + 2.5 = Rp. 12.5 Juta

Angsuran 2 Bulan

290 X 10% X (30 hari/360 hari)

= Rp. 2.416.666.67

Dari perhitungan tersebut, tentu Anda dapat melihat bahwa bunga setiap bulannya jadi menurun.

Jadi itulah cara menghitung uang pinjaman di Bank yang sering di terapkan oleh pegawai Bank. Semoga bermanfaat. Terima Kasih telah berkunjung.