10 Sep 2019

Fakta Tak Terduga Di Balik Rasa Pada Saat Di Gelitik


Menurut sebuah penelitian neurosains yang dikutip Grunge, mengungkapkan bahwa menggelitik bisa menipu otak agar bisa mengatasi ketakutan yang sudah ada. Ini adalah salah satu dari ratusan refleks yang tidak disengaja, dimana otak kita terus maju dan mengesampingkan pengambilan keputusan sadar untuk melakukan respons motorik.

Menurut praktisi yoga tertawa, Emmy Liana mengatakan waktu kita di gelitiki seseorang, maka sebetulnya terjadi sentuhan. ”Ketika sentuhan tersebut menyenangkan dan yang menyentuh atau menggelitiki sambil tertawa dan membuat rasa gembira, otomatis kita juga akan tertawa mengekspresikan kegembiraan”. Dan tahukah kalian kalau tertawa karena geli itu juga merupakan salah satu bentuk pertahanan tubuh? Ini karena tertawa bisa mengaktifkan area di otak yang bernama Rolandic Operculum. Rolandic Operculum bertugas mengontrol gerakan wajah serta reaksi suara dan emosi kita.

Bukan hanya itu, tertawa saat geli dapat mengaktifkan hyphotalamus-bagian otak yang mengatur respon terhadap antisipasi rasa sakit. Jadi saraf dapat mengirimkan sinyal sentuhan ringan pada berbagai bagian otak. Beberapa ilmuwan sudah menyimpulkan bahwa tertawa karena geli bisa dikatakan sebagai sinyal alami dari bentuk perlawanan kita. Hal ini seperti tubuh Anda belajar untuk melindungi diri dari serangan. Karena perlu diingat bahwa kita memiliki kemampuan alami untuk melindungi diri. Selain itu, tertawa bisa mengurangi tekanan dari serangan geli tersebut, dan juga dapat menghindarkan kita dari terluka. Biasanya area tubuh yang paling geli saat digelitik merupakan yang paling rentan mendapatkan cedera.

Tidak hanya itu, gelitik juga mempunyai manfaat yang luar biasa, Menurut charles Darwin menggelitik mampu mempengaruhi ikatan antar manusia, contoh nya ikatan antara orang tua dan anak, karena dengan menggelitik akan menimbulkan suatu kebahagiaan dan membuat hubungan semakin erat.

Manfaat lainnya, menurut ahli saraf gelitik bisa mencegah gagal jantung jika dilakukan pada bagian telinga, sebuah penelitian mengatakan hal itu, peneliti menggunakan perangkat elektromagnetik yang biasa untuk mengobati rasa sakit kronis di telinga manusia, kemudian elektroda ditempatkan dengan hati-hati di tragus. Tragus tersebut digelitik secara elektronika, dan menunjukkan sinyal pada jantung mereka, dan ternyata hal ini bisa mencegah timbulnya gagal jantung. Setelah perawatan kejut itu, tubuh aka menyesuaikan diri kembali dengan detak jantung yang normal.

Nah, jadi itulah fakta tak terduga pada saat di gelitik. Semoga artikel ini bermanfaat. Sekian dan Terima Kasih.

Buka Komentar