Please Wait...


RajaBackLink.com

Proses Pemasangan Behel Gigi Yang Baik Dan Benar Step By Step

Proses Pemasangan Behel Gigi Yang Baik Dan Benar

Gigi yang kurang tertata rapi tidak hanya membuat wajah kamu menjadi kurang menarik, tapi ternyata juga menyimpan masalah kesehatan mulut. Pasang behel atau kawat gigi adalah salah satu solusi bagi kamu. Berikut urutan proses pemasangan kawat gigi.

1. Konsultasikan Ke Dokter Gigi

Sebelum Anda memasang behel gigi, Anda harus konsultasikan terlebih dahulu ke dokter gigi. Dokter gigi akan melakukan pemeriksaan fisik dan meminta kamu untuk melakukan pemeriksaan sinar X untuk melihat kondisi gigi kamu. Dari hasil pemeriksaan itu dokter gigi akan menilai apakah kamu memerlukan kawat gigi atau tidak.

Dokter gigi akan bermusyawarah dengan kamu mengenai pilihan terapi yang tepat dan perkiraan berapa lama terapi akan di laksanakan. Setelah itu buatlah janji pertemuan berikutnya untuk pemasangan behel gigi.

2. Proses Pemasangan Behel Gigi

Sebelum behel gigi di pasang, permukaan gigi kamu akan di bersihkan, di haluskan dan dikeringkan agar kawat gigi bisa menempel dengan baik. Ada semacam lem kemudian di pasang pada permukaan gigi kamu. Setelah itu kawat gigi akan di persiapkan.

Pada kawat gigi terdapat bracket yang berguna  untuk ‘jangkar’ bagi behel gigi. Bracket juga di pasang lem, kemudian di tempelkan ke gigi kamu pada tempat yang sudah di tentukan sebelumnya. Lem yang berlebih akan di bersihkan. Lem akan di sinari menggunakan cahaya berkekuatan tinggi supaya lem menjadi keras sehingga behel gigi tidak mudah lepas.

Proses ini membutuhkan waktu sekitar 20-30 menit tergantung dari tingkat keparahan kondisi gigi kamu.

3. Yang Kamu Rasakan Selama Proses Pemasangan Behel Gigi

Setelah behel gigi terpasang, kamu akan merasa tidak nyaman karena behel gigi yang menarik gigi Anda akan menimbulkan rasa nyeri sekitar 4-6 jam setelah prosedur selesai. Nyeri akan bertahan sampai 3-5 hari dan setelah itu akan mulai berkurang. Dokter akan memberikan obat nyeri untuk mengurangi rasa nyeri. Di sarankan untuk mengonsumsi makanan yang lunak agar tidak menimbulkan rasa nyeri.

4. Kontrol Secara Teratur

Kontrol secara teratur perlu di lakukan bagi kamu yang memasang behel gigi. Seiring dengan berjalannya waktu, kawat gigi bisa menjadi longgar sehingga tidak mempunyai kekuatan yang cukup untuk mengubah posisi gigi kamu.

Kamu di sarankan kontrol secara teratur untuk melihat perkembangan gigi kamu sekaligus untuk mengencangkan kembali behel gigi kamu setiap 3-10 minggu tergantung jenis behel gigi yang kamu pakai. Kawat gigi  yang modern mempunyai daya tahan yang lebih baik sehingga tidak memerlukan kontrol secara teratur yang terlalu sering.

5. Pelepasan kawat gigi dan perawatan setelah pelepasan

Setelah dokter gigi memastikan bahwa terapi sudah selesai, maka behel gigi akan di lepaskan. Secara perlahan lem yang sudah keras akan di pecah dengan hati-hati. Sisa lem yang masih menempel pada permukaan gigi akan di bersihkan dengan hati-hati.

Setelah pelepasan behel gigi, kamu di haruskan untuk memakai alat yang disebut sebagai ‘retainer’. Alat tersebut akan di pakai di dalam mulut untuk mencegah gigi kamu kembali ke posisi semula. Retainer harus di pakai selama 6 bulan tanpa di lepaskan, setelah 6 bulan maka kamu boleh memakai retainer pada malam hari saja pada saat tidur.

Jadi itulah proses-proses pemasangan behel gigi yang baik dan benar. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu. Sekian dan Terima Kasih.