Please Wait...

RajaBackLink.com

Pahami Dulu Baru Mencoba, 5 Resiko Penggunaan Behel Gigi

Resiko Penggunaan Behel Gigi

Resiko Penggunaan Behel Gigi - Di zaman sekarang kebanyakan orang menggunakan behel gigi hanya untuk gaya-gayaan saja, terutama di kalangan remaja. Padahal di dalam dunia medis, perawatan kawat gigi atau behel ini disebut juga dengan ortodonti, yaitu perawatan gigi yang dilakukan untuk mengoreksi barisan gigi yang tidak rata, dan pemasangan nya pun tidak boleh dilakukan sembarangan. Prosedur ini harus dilakukan oleh dokter gigi yang benar-benar kompeten. Karena behel gigi bukanlah perawatan yang sederhana, diperlukan perhatian khusus dan ketelatenan dari dokter yang merwat sekaligus pasien.

Setiap pengobatan pada dasarnya memiliki risiko, begitu pula dengan penggunaan behel gigi, namun Anda tidak perlu khawatir karena risiko tersebut bisa diminimalisir dengan cara melakukan pemasangan behel gigi di tempat yang benar, maka degan begitu risiko yang terjadi dengan gigi Anda akan semakin kecil. Berikut beberapa resiko dalam penggunaan behel gigi.

1. Rasa Nyeri

Ketika Anda baru pertama kali menggunakan behel gigi, rasa nyeri yang Anda alami adalah hal yang wajar. Biasanya gigi mungkin akan terasa sedikit sakit, sedikit longgar dan kurang mempunyai tenaga untuk menggigit di beberapa hari pertama. Bagian dari behel bisa menggesek bibir, pipi, atau lidah sehingga menyebabkan nyeri. Terkadang, ada sebagian orang yang juga mengalami sariawan. Selain itu Anda juga akan mengalami peningkata air liur dan sedikit kesulitan saat berbicara.

2. Penumpukan Plak

Ketika Anda memasang behel gigi maka akan membuat celah pada gigi, sehingga sisa-sisa makanan bisa masuk kedalam nya. Sisa makanan yang tertinggal di sela gigi dapat membuat penumpukan plak yang banyak mengandung bakteri, sehingga dapat berakibat gigi berlubang dan penyakit gusi jika tidak ditangani dengan baik.

3. Pemendekan Akar Gigi

Ketika Anda menggunakan kawat gigi, beberapa gigi akan bergerak ke tekanan kawat. Dan dalam jangka waktu yang panjang beberapa tulang gigi yang lama akan tergantikan dengan tulang gigi yang baru, dan panjang akar gigi akan berkurang secara permanen yang akhirnya menyebabkan gigi mudah goyang.

4. Mengalami Cedera

Karena kawat gigi menutupi gigi Anda, maka benturan atau pukulan yang mengenai mulut dapat menggores bagian dalam bibir atau pipi Anda. Terutama jika kawat atau bracket yang longgar.

5. Gigi Kembali Ke Bentuk Semula

Jika Anda tidak mengikuti petunjuk dokter dengan baik dan benar setelah kawat gigi Anda dilepas, terutama ketika Anda harus memakai retainer, Anda mungkin akan kehilangan beberapa perbaikan yang telah Anda peroleh ketika pemakaian kawat gigi.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Sekian dan Terima Kasih.