11 Okt 2019

Pengertian Quantity Surveyor


Quantity Surveyor merupakan sebuah keprofesian yang memiliki keahlian di dalam menghitung volume, penilaian pekerjaan bangunan atau kontruksi, administrasi kontrak sebaik mungkin sehingga pekerjaan bisa di rentangkan dan biayanya pun juga bisa di perkirakan, di rencanakan, di analisa, di kontrol dan di percayakan.

Tugas seorang yang bekerja sebagai Quantity Surveyor yaitu :

  • Menyelesaikan aspek legal pelaksanaan proyek.
  • Membantu pekerjaan kontraktor sebagai estimator atau manajer kontak.
  • Memberikan saran yang berhubungan dengan pengendalian dana pembangunan / proyek agar tidak melampaui rencana anggaran yang di tetapkan oleh pemilik proyek.

Jasa seorang Quantity Surveyor dapat mewujudkan accountability terhadap proyek, memberikan good value for money kepada pemilik proyek yang bisa di pertanggungjawabkan dan mempunyai ruang lingkup kerja yang di mulai dari tahap pra tender, tender dan pasca tender. Quantity Surveyor akan lebih berguna jika di libatkan sejak tahap awal proyek / pekerjaan.

Seorang yang bekerja di bidang Quantity Surveyor selain bisa berperan sebagai konsultan professional yang dapat membantu pemilik dari segi keuangan dengan mengendalikan biaya proyek dan juga menangani aspek legal pelaksanaan proyek juga bisa berperan dalam membantu pekerjaan kontraktor sebagai estimator atau manajer kontrak. Dalam hal yang bertindak sebagai "Konsultan" yang memberi ide atau saran tentang biaya pembangunan, maka peran Quantity Surveyor sejalan dengan Peraturan Pemerintah yang sampai sekarang ini masih berlaku yang berhubungan dengan Keputusan Presiden 80 tahun 2003 tentang kewajiban pengguna jasa memiliki harga perkiraan sendiri (HPS) yang di kalkulasikan secara keahlian (Pasal 13 ayat 1).

Tugas Quantity Surveyor Pada Kontraktor :

  • Menghitung luas M2 pekerjaan bangunan seperti pasangan batu bata, plesteran, pasangan keramik, pekerjaan genteng, dll.
  • Menghitung volume M3 pekerjaan seperti mengerjakan beton, screed lantai, pekerjaan uragan tanah, dll.
  • Menghitung volume kg pada pekerjaan besi beton bertulang, aluminium, profil baja, dll.
  • Bekerja sama dengan logistik atau pengadaan barak untuk memberikan informasi kebutuhan material yang harus di datangkan ke lokasi proyek pembangunan.
  • Menghitung kebutuhan material yang di perlukan dalam setiap item pekerjaan bangunan.
  • Mengecek pemakaian material apakah sudah sesuai dengan apa yang di hitung oleh estimator.
  • Memastikan setiap gambar tampilan yang baru apakah telah terjadi perubahan dari apa yang telah di hitung pada sebelumnya, jika terjadi perubahan maka tugas seorang Quantity Surveyor yaitu menghitung ulang volume pekerjaan tambah kurang saja.

Quality Control dan Quantity Surveyor kalau di lihat sekilas hampir sama namun sangat berbeda tugas pekerjaannya, Quality Control bertugas mengecek kualitas baik atau buruknya pekerjaan, sedangkan Quantity Surveyor bertugas untuk mengecek kuantitas atau jumlah pekerjaan. Skill yang di miliki sebaiknya yaitu :

  • Bisa mengoperasikan software autocad karena dengan ini pekerjaan menghitung volume material bangunan akan lebih cepat dan teliti.
  • Bisa mengoperasikan software microsoft terutama microsoft excel karena akan snaagt membantu dalam melaksanakan pekerjaan perhitungan volume bangunan.
  • Mengetahui berbagai macam rumus bidang luas dan volume bentuk bangunan.
  • Mempunyai sifat sabar dalam menghitung dan teliti dalam melaksaanakan perhitungan.
  • Tidak mudah putus asa karena terjadinya perubahan item pekerjaan atau gambar pelaksanaan yang menyebabkan di perlukannya pekerjaan perhitungan ulang volume bangunan.

Bagi Kamu yang berminat menjadi seorang Quantity Surveyor, maka kamu harus kuliah di Teknik Sipil.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Kamu. Sekian dan Terima Kasih.

Buka Komentar