25 Okt 2019

Proses Terbentuknya Organisasi Atau Komunitas


Perlu Kita ketahui bahwa manusia adalah makhluk sosial yang memiliki akal dan pikiran yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari - hari. Kita hidup di lingkungan masyarakat yang tentu ada yang namanya pranata atau aturan yang sudah di buat oleh lembaga tersebut, demi terbentuknya tatanan masyarakat yang baik dan benar, di dalam masyarakat Kita harus memiliki kelompok organisasi yang positif agar di dalam masyarakat memiliki warna tersendiri.

Menurut Admin organisasi itu adalah sebuah tempat atau wadah untuk melatih pola pikir dan mengembangkan aspirasi - aspirasi yang ada di dalam diri Kita. Karena manusia memiliki kemampuan yang sangat luar biasa. Setiap manusia pasti mempunyai pikiran. Dan dengan pikirannya itu manusia bisa menciptakan segala sesuatu, senigga kalau Kita satukan kemampuan tersebut pada tempat wadah yang baik, maka kemampuan manusia tersebut akan menjadi berkembang dan bermanfaat untuk orang lain.

Dengan adanya organisasi hubungan antara manusia akan terjaga, solidaritas akan tinggi, kekompakan akan terjaga. Namun, ada hal yang perlu Kamu perhatikan dalam membangun sebuah organisasi tersebut.

Berikut ini adalah proses terbentuknya sebuah organisasi atau komunitas :

  • Musyawarah Pemilihan

Yang paling dasar dalam terbentuknya sebuah organisasi adalah melakukan perundingan rapat atau musyawarah dengan calon anggota organisasi setelah calon anggota terkumpul dan menyetujuinya untuk pembentukan organisasi maka dibentuklah kepengurusan organisasi, yaitu tidak lepas dari yang namanya ketua dan wakil ketua.

Adanya musyawarah mufakat untuk menemukan pengurus yang berkompeten yang sesuai dengan bidangnya, tidak hanya sekedar pengurus dan setiap pengurus yang terpilih harus mampu untuk melaksanakan tugas serta kewajibannya. Beberapa hal yang harus di persiapkan dalam musyawarah pemilihan yaitu :

  1. Susunan acara meliputi penentuan dewan kehormatan.
  2. Pengajuan kandidat.
  3. Penyampaian visi, misi dan profil.
  4. Musyawarah itu penentuan.
  5. Pembacaan struktur organisasi.
  6. Aturan dan tata tertib.

Persiapan ini bisa di lihat pada teks moderator pemilihan pengurus organisasi jika ingin acaranya padat mempersiapkan pula teks serah terima jabatan dan berita acara atau naskah serah terima jabatan.

  • Visi Dan Misi

Visi yaitu tujuan yang akan di capai oleh suatu organisasi, sedangkan misi yaitu cara - cara untuk mencapai visi tersebut, setiap organisasi atau komunitas harus mempunyai visi dan misi yang tepat unuk bisa mengimplementasikan visi dan misinya maka perang seorang pengurus sangatlah penting karena kepengurusan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam organisasi ataupun komunitas.

  • (AD Atau ART) Anggaran Dasar Dan Anggaran Rumah Tangga

Organisasi dapat di katakan sah sampai level desa, kecamatan, kabupaten dan organisasi yang baik itu harus memiliki legalitas (badan hukum).

  • SK ( Surat Keputusan )

SK atau Surat Keputusan juga di sahkan hingga ke tingkat desa. Tidak hanya itu, SK juga berisi struktur organisasi, Surat Keputusan ini sangat penting bagi suatu organisasi atau komunitas, dengan adanya Surat Keputusan tersebut bahwa organisasi itu sudah di sahkan.

  • Struktur Organisasi

Struktur organisasi harus ada orang penanggung jawab, pembina, ketua, wakil, sekretaris, bendahara, seksi atau bidang keagamaan, seksi kebersihan, seksi informasi dan komunikasi, seksi keamanan, seksi dokumentasi, bentuk yang lain sebagainya disesuaikan dengan kebutuhan organisasi tersebut.

  • Kelengkapan administrasi

Yang kebutuhan administrasi yaitu :

  1. Presensi anggota.
  2. Iuran anggota.
  3. Surat undangan rapat.
  4. Teks sambutan.
  5. Teks sambutan ketua komunitas.
  6. Teks sambutan ketua RT.
  7. Teks pembawa acara rapat.
  8. Teks moderator rapat.
  9. Teks do'a penutup.

  • Program Kerja

Secara umum program kerja dapat di bagi menjadi 3 yaitu :

  1. Program kerja rutin : Seperti rapat atau edukasi, membesihkan mushalla dan kerja bakti.
  2. Program kerja tahunan : Seperti lomba 17 agustus, kemerdekaan RI, pemasangan umbul  - umbul dan spanduk, pemasangan spanduk idul fitri, dapat juga di tambahkan dengan kegiatan halal bihalal dan perayaan maulid Nabi Muhammad SAW.
  3. Program situasional yaitu : bentuk kegiatan yang lain yang bisa di adakan secara spontan seperti gotong royong pada kegiatan tertentu, acara pernikahan, pembuatan palang jalan, pembuatan papan nama gang atau simpang, melengkapi kebutuhan masjid atau mushalla, menjenguk orang sakit dan lain sebagainya.

Nah, jadi itulah proses terbentuknya organisasi atau komunitas yang Admin ketahui. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Kamu. Sekian dan Terima Kasih.

Buka Komentar