Please Wait...


RajaBackLink.com

Apakah Trading Dalam Islam Halal Atau Haram ?


Apa Kriteria Berdagang Halal Menurut Islam ?

Pada dasarnya, Trading Forex itu sama dengan jual beli pada umumnya. Dan di dalam Islam, hukum jual beli adalah halal.

Tapi perlu di ketahui bahwa sudut pandang Islam dalam menentukan halal atau haramnya itu sangatlah luas. Bekemungkinan sesuatu yang pada dasarnya halal, tapi jika prosesnya salah dan tidak benar dalam melakukannya, maka bisa saja menjadi haram.

Berikut ini merupakan kriteria yang perlu di penuhi agar memenuhi kaidah jual beli di dalam Islam :

  1. Jual beli harus di lakukan dengan orang yang sudah dewasa atau mengerti dan juga mampu mengatur keuangan. Dalam Broker Forex, rata - rata mewajibkan seseorang yang ingin membuka akun harus berusia 18 tahun keatas.
  2. Jual beli harus di sepakati oleh kedua belah pihak, tanpa ada paksaan. Di dalam trading forex tidak akan ada aktivitas beli ataupun jual (Buy atau Sell), bahkan deposit, jika tidak ada kesepakatan sebelumnya.
  3. Barang yang di perdagangkan bukan barang najis atau haram. Nah, di dalam forex tidak ada barang yang najis ataupun haram.
  4. Objek jual beli bisa di serah terimakan.
  5. Pembayaran di lakukan secara tunai dan tidak kredit.

Nah, jawabannya apakah trading forex itu halal atau haram ?

Dari beberapa sumber yang Saya dapatkan. Orang yang melakukan trading itu menjelaskan pendapat mereka mengatakan halal, Apa saja ???

  • Bukan Tebak - Tebakan

Trading Forex itu tidak hanya sekedar tebak - tebakan atau bisa di katakan hoki. Namun perlu di analisa secara mendala, baik secara Tekhnikal maupun Fundamental.

Jika Kamu hanya mengandalkan tebak - tebakan tanpa mempelajari ilmunya secara mendalam, baru dapat dikatakan permainannya haram.

  • Trading Forex Bukan Riba

Trading Forex itu murni memperdagangkan mata uang asing. Keuntungan yang di dapat dari selisih harga jual ataupun harga beli. Lain halnya dengan meminjamkan uang dengan seseorang dan sebagai gantinya Kamu berharap ada pengembalian yang berlebih.

  • Dapat Di Serah Terimakan

Seperti halnya dengan mentransfer uang, kita tidak mendaptkan uang secara fisik, namun hanya berupa angka yang ada di dalam rekening kita.

  • Transaksi Secara Tunai

Banyak orang yang mempermasalahkan hal tersebut. Katanya transaksi di dalam Trading Forex itu tidak tunai dan di anggap haram. Mereka menganggap bahwa Kita mendapatkan asset itu kembali pada saat trade di tutup, jadi ada jeda pada saat itu antara posisi open trade dan close trade, dan ini dianggap tidak tunai dan di anggap menjadi haram.

Pada nyatanya, saat Kita klik opsi Buy, artinya Kita membeli asset dengan saldo Kita sesuai dengan SPOT. Dan pada saat itulah, saldo Kita langsung terpotong dan asset itu kini menjadi milik Kita seutuhnya.

Pada saat grafik berjalan, artinya asset itu mempunyai perubahan nilai (bisa  ke yang lebih rendah atau ke yang lebih tinggi), dan Kita dengan bebas untuk tetap menyimpannya atau pun menjualnya kembali.

Nah, jika di rasa harganya sudah cukup tinggi, Kita dapat menjualnya kembali dengan tombol Close trade. Dan pada saat itu asset kini terjual kembali dan masuk ke saldo akun Kita.

Dan Bagaimana Fatma MUI Tentang Hukum Trading Forex ?

Sebagai arahan masyarakat Muslim di Indonesia MUI juga mengeluarkan pandangannya yang berhubungan dengan Trading Forex ini melalui Fatma Dewan Syari'ah Nasional No : 28/DSN-MUI/III/2002 Tentang Jual Beli Mata Uang (Al-Sharf).

Secara umum, MUI berpendapat bahwa Trading Forex dengan jenis transaksi SPOT di bolehkan, namun di haramkan Trading Forex yang bertransaksi FORWARD, SWAP, dan OPTION.

Berikut ini penjelasan tentang macam - macam transaksi yang di maksudkan :

  • Transaksi SPOT

Transaksi jual beli valas yang di lakukan secara tunai yang di serahkan pada saat itu juga. Adapun bila terjadi keterlambatan, tidak boleh lebih dari 2 hari.

  • Transaksi FORWARD

Transaksi jual beli valas yang di tetapkan saat ini, namun di tetapkan pada masa yang akan datang. Jelas haram karena beli dengan harga yang sekarang, tapi akan di terima nanti. Padahal harga seakrang belum tentu dengan harga yang akan datang.

  • Transaksi SWAP

Kontrak jual beli valas dengan harga SPOT yang di gabungkan dengan pembelian antara penjualan valas yang sama dengan harga FORWARD.

  • Transaksi OPTION

Kontrak untuk mendapatkan hal membeli atau pun menjual valas yang tidak seharusnya di lakukan kepada harga atau jangka waktu tertentu yang sudah di tetapkan sebelumnya.

Nah, jadi itulah artikel mengenai Trading Forex itu halal atau haram. Semoga artikel ini bermnafaat untuk Kamu. Sekian dan Terima Kasih.

NOTE :

Belajarlah dengan bijak dan pintar agar Kamu tidak lagi terjebak di dalam pertanyaan - pertanyaan yang membuat Kamu ragu, dan cari tahu kepada teman yang Kamu anggap lebih banyak mempunyai pengetahuan dan memulai dari basic analisa dan menata mental Kamu dengan baik.

Tidak ada komentar untuk "Apakah Trading Dalam Islam Halal Atau Haram ?"