Please Wait...


RajaBackLink.com

Apa Itu Morning Sickness ?

Pengertian morning sickness - Morning sickness merupakan mual muntah yang terjadi pada saat masa kehamilan. Meskipun di sebut sebagai morning sickness, kondisi ini tidak terjadi pada pagi hari, bisa juga siang hari, sore hari ataupun malam hari.

Kebanyakan ibu hamil mengalami morning sickness pada trimester pertama masa kehamilan. Walaupun tidak membahayakan ibu dan janin, morning sickness bisa mempengaruhi aktivitas sehari - hari. Pada sebagian perempuan, morning sickness yang gejalanya berbahaya bisa berlanjut menjadi hiperemesis gravidarium.

Hiperemesis gravidarium adalah mual dan muntah yang parah di alami oleh ibu hamil. Kondisi ini rentan menyebabkan dehidrasi dan penurunan berat badan secara drastis. Jika ibu hamil mengalami hiperemesis gravidarium, penanganan intensif harus di lakukan untuk mencegah komplikasi.

Gejala Morning Sickness Yang Terjadi Pada Ibu Hamil

Gejala utama morning sickness yaitu mual dan muntah pada saat hamil. Gejala ini di picu oleh berbagai macam hal, contoh, aroma tertentu, makanan pedas, dan suhu panas. 

Morning sickness paling sering terjadi pada trimester pertama masa kehamilan. Biasanya gejala morning sickness akan mulai mereda pada trimester kedua. Meskipun demikian, ada juga ibu hamil yang masih mengalami morning sickness sampai akhir trimester kedua.

Kapan Ibu Hamil Harus Ke Dokter Bila Terjadi Morning Sickness ?

Mual dan muntah pada saat masa kehamilan adalah hal yang wajar. Hal tersebut merupakan salah satu tanda kehamilan normal. Pada masa kehamilan, lakukan pemeriksaan rutin ke dokter untuk memantau kondisi kehamilan.

Ibu hamil juga di sarankan untuk memeriksakan diri lebih sering ke dokter, jika mual dan muntah selama masa kehamilan semakin parah, kenali tanda - tanda berikut :

⇒ Tidak bisa makan dan minum sama sekali.
⇒ Mengalami muntah yang mengandung darah atau berwarna kecoklatan.
⇒ Sakit perut.
⇒ Mengalami penurunan berat badan.
⇒ Sakit kepala yang muncul berkali - kali.
⇒ Pusing atau mau pingsan.
⇒ Jantung berdebar - debar.
⇒ Tubuh selalu kelelahan.

Untuk menjaga supaya kehamilan tetap sehat, ibu hamil juga harus perlu kontrol secara rutin ke dokter. Ini rincian waktu kunjungan rutin yang harus di lakukan pada masa kehamilan :

➤ Minggu ke - 4 sampai 28 : sebulan sekali.
➤ Minggu ke - 28 sampai 36 : dua minggu sekali.
➤ Minggu ke - 36 sampai 40 : seminggu sekali.

Jika dirasa perlu, ibu hamil akan di mintai oleh dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut, gunanya untuk memantau kehamilan dan mencegah komplikasi kehamilan.

Penyebab Dan Faktor Akibat Morning Sickness

Belum di ketahui penyebab pasti dari morning sickness. Tapi, perubahan hormon pada trimester awal masa kehamilan di duga berperan di dalam memicu terjadinya kondisi tersebut.

Selain perubahan hormonal, ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan resiko perempuan hamil mengalami morning sickness, yaitu :

  • Mengandung anak kembar.
  • Mengandung anak pertama.
  • Mengalami morning sickness di kehamilan sebelumnya.
  • Sering mengalami mabuk perjalanan.
  • Mempunyai anggota keluarga yang mengalami morning sickness pada masa kehamilan.

Selain dari faktor di atas, morning sickness juga dapat di sebabkan oleh penyakit dan kondisi yang lain, seperti stress, obesitas atau kegemukan, penyakit liver, dan gangguan kelenjar tiroid.

Diagnosis Morning Sickness

Untuk mendiagnosis morning sickness, dokter akan bertanya keluhan yang di alami oleh ibu hamil, riwayat kesehatan sebelum masa kehamilan, dan pemakaian obat - obatan yang di gunakan sebelumnya. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk menentukan kondisi ibu hamil.

Tidak perlu pemeriksaan lanjutan untuk mendiagnosis morning sickness ini. Pemeriksaan lanjutan mungkin akan di pakai jika dokter menduga ada penyebab atau penyakit lain yang mendasari munculnya morning sickness.

Pengobatan Dan Pencegahan Morning Sickness

Morning sickness bisa diatasi dengan menghindari makanan yang dapat memicu rasa mual, seperti makanan yang terlalu panas, pedas dan mengandung banyak gula.

Selain itu, ibu hamil di sarankan untuk makan secara perlahan, dalam porsi makan yang sedikit tapi sering. Pada saat merasa mual, ibu hamil bisa mengkonsumsi makanan yang asin, roti bakar, biskuit, pisang, perasan lemon, atau produk yang mengandung minuman jahe.

Cara Mencegah Morning Sickness Di Rumah

Ibu hamil juga dapat melakukan beberapa cara di bawah ini untuk mengurangi masalah morning sickness :

  • Pada saat bangun tidur, konsumsi makanan ringan terlebih dahulu sebelum beranjak dari tempat tidur.
  • Minum air putih atau kuah sup. Dan hindari minuman yang berkafein.
  • Hirup udara segar dan tenangkan pikiran.
  • Pakai pengharum ruangan, parfum, atau pewangi pakaian dengan aroma terapi untuk menghilangkan rasa mual.
  • Longgarkan bra dan selalu pakai pakaian yang nyaman.
  • Istirahat yang cukup. Sebagian ibu hamil, kurang istirahat juga dapat memicu mual dan muntah.
  • Apabila rasa mual muncul setelah minum suplemen kehamilan, seperti zat besi, konsumsilah suplemen yang tepat sebelum tidur.

Jika masalah mual dan muntah belum juga berkurang atau justru semakin parah, periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih baik.

Obat - Obatan Dan Vitamin Untuk Mencegah Morning Sickness

Obat dan vitamin akan di berikan oleh dokter jika morning sickness yang di alami oleh ibu hamil sudah parah. Dokter mungkin akan memberikan suplemen vitamin B6 dan obat anti mual untuk ibu hamil.

Ibu hamil yang mempunyai gejala morning sickness yang parah atau hiperemesis gravidarium harus di rawat di rumah sakit supaya tidak mengalami komplikasi.

Komplikasi Morning Sickness

Morning sickness tidak menyebabkan komplikasi. Tapi, morning sickness yang parah bisa menandakan ibu hamil mengalami hiperemesis gravidarium. Kondisi inilah yang bisa menyebabkan komplikasi, seperti dehidrasi, kekurangan nutrisi, dan masalah elektrolit yang dapat membahayakan janin.

Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar untuk "Apa Itu Morning Sickness ?"