7 Jun 2020

Pengertian, Tujuan, Teori, Fungsi Dan Jenis Gaya Kepemimpinan


Apa kualitas yang harus ada oleh seorang pemimpin ? Apakah dia harus menjadi sosok manusia yang di takuti oleh banyak orang ? Ataukah memberikan kesan bahwa dia adalah seorang pahlawan super ?

Tidak semurah itu menjadi seorang pemimpin. Bahkan, kepemimpinan mempunyai seni dan caranya sendiri, kamu mungkin dapat menyuruh - nyuruh orang, tapi itu tidak lantas menjadikan kamu seorang pemimpin yang baik.

Untuk itulah, syukraka.com akan membagikan artikel tentang kepemimpinan, supaya bisa memahami bagaimana caranya untuk membangun jiwa kepemimpinan di dalam dirimu.

Pengertian Kepemimpinan

Pengertian kepemimpinan secara umum adalah suatu kemampuan yang terdapat dalam diri seseorang untuk dapat mempengaruhi orang lain atau memandu pihak tertentu untuk mencapai tujuan.

Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yaitu orang yang memimpin. Jadi, seorang pemimpin wajib mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi atau memandu sekelompok orang ataupun pihak.

Pengertian Kepemimpinan Menurut Para Ahli


  • Stoner

Kepemimpinan merupakan suatu proses dalam mengarahkan atau mempengaruhi kegiatan terkait dengan suatu organisasi atau kelompok demi mencapai suatu tujuan tertentu.

  • Wahjosumidjo

Kepemimpinan adalah kemampuan yang ada di dalam diri seseorang dan mencakup sifat - sifat, seperti kepribadian, kepandaian, dan kesanggupan. Kepemimpinan tidak dapat di pisahkan dari gaya , tingkah laku, dan kedudukan pemimpin bersangkutan dan interaksinya dengan para pengikut dan juga situasi.

  • Hemhiel Dan Coons

Kepemimpinan merupakan tingkah laku individu ketika memimpin aktivitas di dalam kelompok atau organisasi untuk mencapai tujuan bersama.

  • Sondang P. Siagian

Kepemimpinan bisa diartikan sebagai kemampuan seseorang pada saat menjabat sebagai pimpinan organisasi tertentu di dalam mempengaruhi orang lain, khususnya bawahan. Ini di lakukan supaya mereka mampu bertindak dan berpikir sesuai dengan arahan tertentu agar tujuan bisa tercapai dengan mudah.

Ada berbagai definisi kepemimpinan, tapi secara umum, semuanya merujuk kepada tindakan untuk mempengaruhi seseorang ataupun sekelompok orang.

Teori Kepemimpinan

Ada beberapa teori yang harus di pahami terkait kepemimpinan. Teori - teori tersebut yaitu :

1. Teori Perilaku

Dalam teori perilaku, di jelaskan mengenai beberapa perilaku yang mencerminkan karakter pemimpin. Perilaku tersebut di bagi menjadi 2 yaitu job centered dan employee centered. 

Job centered yaitu sifat kepemimpina yang berfokus pada pekerjaan. Sedangkan employee centered yaitu berfokus kepada kondisi karyawan atau bawahan di suatu proyek.

2. Teori Karakter

Teori karakter yaitu suatu teori yang berfokus kepada karakter - karakter tertentu yang mampu mensukseskan kepemimpinan. Contoh, karakter fisik, inteligensi, ketegasan dan lain - lain.

Teori di percaya oleh semua orang, tapi tidak jarang di hampiri dengan kritikan, salah satunya yang terkait dengan karakteristik fisik. Di dalam teori karakter, fisik yang nampak tegap dan kuat di anggap sebagai karakter pemimpin terbaik.

3. Teori Kepemimpinan Situasional

Teori yang di kembangkan oleh Hersey dan Blanchard ini mempunyai fokus terhadap kematangan para pengikut ataupun bawahan.

Kesuksesan suatu tujuan bergantung kepada matang atau tidaknya bawahan, maka dari itu pemimpin di harapkan mampu menganlisis para bawahannya apakah sudah cukup matang atau belum.

Fungsi Kepemimpinan

Ada beberapa fungsi kepemimpinan yang ada dalam bukunya Hamdani Nawawi dengan judul "Kepemimpinan yang Efektif" sebagai berikut :

1. Fungsi Konsultatif

Fungsi konsultatif bersifat 2 arah. Bawahan dapat berkonsutasi kepada pemimpin untuk mencari jalan terbaik di dalam mencapai tujuan bersama.

Pemimpin di harapkan cukup bijaksana dan mempunyai pengetahuan terkait hal yang sedang di kerjakan agar dapat mengarahkan bawahannya dengan sangat baik.

2. Fungsi Instrukstif

Fungsi instrukstif menempatkan pemimpin sebagai pengambil keputusan dan memberi tugas kepada para bawahannya. Sementara itu, bawahan bertugas untuk menjalankan semua instruksi yang di berikan oleh pemimpin.

3. Fungsi Delegasi

Fungsi delegasi yaitu pemimpim mampu untuk mendelegasikan suatu wewenang kepada orang lain yang memang sesuai dengan tugas itu.

Tidak hanya mampu memerintah, pemimpin juga harus mampu untuk mengetahui tugas - tugas yang cocok di delegasikan kepada bawahannya.

4. Fungsi Partisipasi

Dalam fungsi partisipasi, pemimpin mampu mengaktifkan partisipasi semua pesertanya sehingga mereka juga turut berpartisipasi dan berinisiatif di dalam suatu proyek. Para bawahan tidak hanya sekedar menjalankan perintah saja.

5. Fungsi Pengendalian

Fungsi pengendalian yaitu pemimpin mampu untuk mengendalikan semua aktivitas bawahannya supaya efektif bertugas untuk mencapai tujuan dan tidak keluar dari jalur.

Dalam menjalankan fungsi kepemimpinan ini, di perlukan pemimpin yang tegas dan juga pemimpin yang teliti di dalam mengamati bawahannya.

Tujuan Kepemimpinan

Ada beberapa tujuan dari kepemimpinan yaitu sebagai berikut :

1. Memotivasi Orang Lain

Tujuan dari kepemimpinan yaitu untuk memotivasi orang lain supaya dapat melakukan suatu hal yang baik dan memaksimalkan kemampuan.

Bila tidak ada sosok seorang pemimpin, banyak orang yang akan mengalami demotivasi karena mereka tidak terpacu akan sesuatu atau tidak merasa mempunyai kewajiban untuk melakukan hal tertentu.

2. Mencapai Tujuan

Kepemimpinan adalah suatu hal yang di perlukan dalam perusahaan ataupun kelompok agar tujuan bisa di capai.

Tanpa adanya satupun pihak yang berjiwa pemimpin, tujuan akan sulit untuk di capai karena tidak ada sosok yang dapat di jadikan pegangan.

Sifat Pemimpin

Ada beberapa sifat yang mampu menjadikan seseorang menjadi pemimpin yang baik yaitu sebagai berikut :

1. Jujur

Kejujuran harus di miliki oleh seorang pemimpin. Sosok yang jujur merupakan sosok yang bisa di andalkan dalam berbagai macam hal dan tidak akan menggagalkan suatu tujuan hanya untuk kepentingan pribadinya.

2. Mempunyai Pendirian

Sebagai seorang pemimpin, wajib untuk mempunyai pendirian yang teguh. Pendirian yang kuat tidak akan membuat kamu mudah goyah dan juga membuat kamu konsisten di dalam menjalankan suatu tujuan.

3. Komunikatif

Komunikatif berarti pemimpin mampu menyampaikan berbagai macam hal dengan jelas dan tidak menimbulkan kesalahpahaman. Untuk dapat mempunyai sifat ini, pemimpin harus tahu bagaimana metode komunikasi dengan baik.

Metode komunikasi yang baik artinya komunikasi yang persuasif, yang mampu menarik orang untuk melakukan sesuatu tanpa paksaan. Tidak hanya itu, pemimpin yang baik juga semestinya terhindar dari kesalahan penyampaian pesan.

4. Proaktif

Seorang pemimpin juga harus proaktif. Seorang pemimpin tidak boleh pasif, karena apabila seorang pemimpin bersifat pasif, tujuan tidak akan bisa tercapai, bahkan akan membuat bawahan tidak mempunyai rasa hormat kepadanya.

Seorang pemimpin yang baik mempunyai inisiatif yang kuat akan berbagai macam hal sehingga bawahan pun bisa mengandalkannya di dalam berbagai macam situasi.

5. Tidak Gampang Iri

Pada dasarnya, pemimpin emang seseorang yang lebih unggul daripada bawahan. Tapi, bukan berarti pemimpin iri apabila bawahannya unggul di dalam suatu hal dan justru berusaha untuk terlibat lebih baik.

Pemimpin yang baik harus dapat mengarahkan bawahannya, tapi juga tetap mampu memberi pujian kepada bawahannya atas sesuatu yang sukses mereka kerjakan.

6. Terbuka Terhadap Pendapat

Seseorang boleh menjadi cerdas, tapi percuma apabila mereka tidak terbuka terhadap ilmu dan juga pendapat baru. Seorang pemimpin wajib terbuka terhadap setiap pendapat yang ada dan tidak boleh menutup diri.

Apabila seorang pemimpin menutup diri dari pendapat dan wawasan, mereka tidak akan bisa menjadi orang yang lebih baik dan juga membuat tujuan tidak bisa tercapai.

Pemimpin yang tertutup dengan pendapat dan wawasan  juga tidak akan mampu untuk menganalisa kelebihan dan potensi bawahannya.

7. Sabar

Akan ada banyak cobaan yang menimpa oleh seorang pemimpin. Kunci dari hal tersebut yaitu dengan kesabaran yang besar. Tanpa adanya kesabaran, bagaimana mungkin seorang pemimpin menghadapi masalah yang menimpanya ?

8. Visioner

Seorang pemimpin yang baik tidak mungkin dapat meramal, tapi setidaknya mereka mempunyai kemampuan analisis yang kuat dan dapat merencanakan berbagai macam hal dan juga membuat perkiraan tentang apa yang terjadi berdasarkan data - data yang ada.

Macam - Macam Gaya Kepemimpinan

Ada beberapa macam - macam gaya kepemimpinan, yaitu :

1. Kepemimpinan Birokrasi

Kepemimpinan birokrasi biasa di terapkan di dalam kantor pemerintahan atau perusahaan besar yang telah mempunyai budaya kuat mengakar sejak dulu. Gaya kepemimpinan birokrasi mengatur berbagai macam hal secara sistemastis.

Ada aturan - aturan yang telah di tetapkan untuk urusan - urusan tertentu, sehingga di dalam konteks ini, bawahan tidak mempunyai ruang untuk mendobraknya dan harus mengikuti regulasi yang ada.

2. Kepemimpinan Otokratis

Kepemimpinan otokratis adalah pemimpin yang dominan di dalam berbagai tindakan dan juga keputusan yang di ambil. Kekuasaan pemimpin sangat mutlak dan hampir tidak ada celah untuk para bawahan memberikan masukan dan saran.

Gaya kepemimpinan ini biasa hadir di dalam organisasi militer di mana kekuasaan pemimpin sangat mutlak dan juga adanya pemisahan tegas antara atasan dan bawahan.

3. Kepemimpinan Delegatif

Kepemimpinan delegatif yaitu para bawahan di berikan kebebasan oleh para pemimpin. Maka dari itu, bawahan mempunyai ruang untuk melakukan hal - hal yang sesuai dengan keyakinan mereka dan mampu mengambil keputusan sendiri.

Tapi, kepemimpinan delegatif hanya dapat di lakukan apabila bawahan telah cukup pandai di dalam mengambil keputusan, jika tidak, bawahan akan mengambil keputusan yang salah.

4. Kepemimpinan Partisipatif

Kepemimpinan ini memberikan ruang bagi bawahan untuk berpartisipasi lebih dalam pembuatan sebuah keputusan. Pendapat bawahan di dengarkan tentu bila memberikan pandangan baru dan sesuai dengan tujuan yang mau di capai.

Hubungan yang terjalin dengan atasan sangat bersahabat  dan juga hangat dan tidak ada suasana otoriter. Gaya kepemimpinan yang satu ini cocok di terapkan di perusahaan rintisan atau organisasi nirlaba.

Semoga bermanfaat.

Buka Komentar