Please Wait...

RajaBackLink.com

Pengertian Database : Komponen, Tahap, Jenis, Kelebihan Dan Kekurangan

 

Pengertian Database

SYUKRAKA.COM - Database yakni sekumpulan informasi yang di tarok atau di simpan dalam komputer secara sistematis sehingga bisa di periksa dengan memakai suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari database tersebut. Database merupakan susunan data operasional lengkap dari sebuah organisasi atau perusahaan, yang terorganisir dan di simpan secara terintegritas dengan memakai metode tertentu di dalam komputer sehingga mampu memenuhi informasi secara optimal yang di perlukan oleh user atau pengguna.

Database atau biasa diesebut dengan pangkalan data merupakan sekumpulan informasi yang di simpan di dalam sebuah perangkat komputer secara sistematik sehingga bisa di periksa dengan memakai suatu program komputer supaya mendapatkan informasi dari database tersebut. Software yang di gunakan untuk memanggil quey basis data disebut dengan Database Management System (DBMS) dalam sistem database bisa di pelajari di bidang ilmu sistem informasi.

Asal Mula Database

Database ini awalnya dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin meluas memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika. Untuk persamaan database ini sebetulnya telah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam buku besar, dan data-data yang berhubungan dengan bisnis.

Untuk istilah dari database mengacu kepada koleksi dari data-data yang saling berkaitan dan softwarenya harus mengacu sebagai sistem manajemen database. Jika konteksnya sudah jelas banyak programmer memakai istilah database dari kedua data tersebut.

Komponen Database

Menurut Fathansyah (1999), database adalah sistem yang terdiri atas sekumpulan file atau tabel yang saling berkaitan dan Database Management System (DBMS) yang memungkinkan beberapa pengguna untuk mengakses dan memanipulasi file-file tersebut.

Database mempunyai beberapa komponen yaitu :

  • Sistem Operasi

Sistem operasi yaitu program yang mengaktifkan sistem komputer, mengatur semua sumber daya dan melakukan operasi-operasi di dalam komputer. Sistem yang banyak di pakai yaitu : Windows, Linux, Mac OS, dll.

  • Hardware (Perangkat Keras)

Hardware umumnya terdapat dalam sistem database yaitu memori sekunder hardisk.

  • Database

Setiap database bisa mempunyai beberapa database didalamnya. Setiap database mempunyai sejumlah objek database seperti file.

Pengolahan database secara fisik tidak di lakukan oleh user secara langsung, tetapi di atasi oleh sebuah software yang bernama DBMS untuk menentukan bagaimana data di simpan, di ubah dan di ambil kembali.

  • User (Pengguna)

Pengguna bisa berhubungan langsung dengan database dan memanipulasi data-data di dalam program yang di tulis dengan bahasa pemrograman.

Konsep Dasar Database

Konsep dasar database merupakan sekumpulan dari catatan-catatan atau potongan dari pengetahuan. Suatu database mempunyai skema yang terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya. Skema penggambaran objek yang di wakili oleh database, dan kaitan di antara objek tersebut. Ada banyak cara untuk mengelompokkan skema atau memodelkan struktur database. Ini biasa disebut dengan model data.

Model yang umum di pakai saat ini adalah model relasional, yang istilahnya yakni mewakili seluruh informasi di dalam bentuk tabel-tabel yang saling berkaitan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom. Dalam model yang di sebutkan di atas, kaitan antar tabel di wakili dengan memakai nilai yang sama antar tabel.

Perangkat Untuk Membuat Database

Database bisa di buat dan di olah dengan memakai suatu program komputer, yaitu yang biasa kita sebut dengan software. Software yang di pakai untuk mengelola dan memanggil query database di sebut dengan Database Management System (DBMS) atau di terjemahkan dalam bahasa Indonesia adalah Sistem Manajemen Basis Data.

DBMS sendiri terdiri dari 2 komponen yaitu : Overview of Database Management System (ODBMS) dan Relational Database Management System (RDBMS). ODBMS terdiri dari Language Driver, Query Engine, Transaction Engine, Dan Storage Engine. Sedangkan RDBMS terdiri dari Interface Drivers, SQL Engine, Transaction Engine, Relational Engine Dan Storage Engine.

Sedangkan level dari level softwarenya tersebut, terdapat 2 level software yang memungkinkan kita untuk membuat sebuah database sebagai berikut, High Dan Low Level Software. Jenis High Level Software itu ada PostgreSQL, MySQL, dll. Sedangkan yang Low Level Software terdiri dari, BTrieve dan Tsunami Record Manager.

Jenis-Jenis Database

Ada beberapa jenis database yaitu :

  • Operationnal Database

Database ini menyimpan data rincian yang di butuhkan untuk mendukung operasi dari seluruh organisasi atau perusahaan. Operational database juga di katakan sebagai Subject Area Database (SADB), transaksi database, dan produksi database. Misalnya : Data pribadi, data pelanggan, data inventaris atau gudang, data akuntansi, dll.

  • Data Werehouse

Data werehouse menyimpan data saat ini dan tahun-tahun sebelumnya. Data werehouse menjadi sumber utama data yang sudah di periksa, di edit, standar dan terintegrasi sehingga bisa di pakai oleh manager di semua organisasi professional. Perkembangan terakhir dari data werehouse yaitu di pakai sebagai shared nothing architecture untuk memfasilitasi ekstreme scaling.

  • Analythical Database

Database ini menyimpan data dan informasi yang di ambil dari operasional yang di pilih. Analythical database terdiri dari data dan informasi penting yang di kumpulkan sekaligus yang di perlukan oleh suatu organisasi manajemen dan pengguna lainnya. Sebagian orang mengatakan analistis multidimensi database sebagai database, manajemen database atau informasi database.

  • End User Database

Database ini terdiri dari berbagai macam jenis file data yang di kembangkan oleh end-user workstation. Misalnya : Koleksi dokumen dalam spreadsheet, word processing, dan download file.

  • Distributed Database

Distributed database adalah database kelompok kerja lokal dan departemen di kantor regional, kantor cabang, pabrik, dll. Database ini bisa mencakup kedua segmen yang terdiri dari user database dan operasional, dan juga data yang di hasilkan dan di pakai hanya pada pengguna situs sendiri.

  • External Database

Database eksternal menyediakan akses ke eksternal. Akses kekayaan informasi dari database eksternal yang ada untuk biaya layanan peronline-an komersial atau tanpa biaya dari berbagai jenis sumber di internet.

  • Navigational Database

Di navigasi database, query menemukan benda yang mengikuti sumber referensi dari objek lain.

  • Hypermedia Database On The Web

Merupakan sekumpulan dari halaman-halaman multimedia yang saling berkaitan di suatu situs web. Terdiri dari home page dan juga halaman hyperlink lain dari  multimedia atau gabungan media seperti teks, grafik, gambar atau foto, video, audio, dll.

  • Document-Oriented Database

Merupakan program komputer yang di rancang untuk aplikasi berorientasi sebagai dokumen. Sistem ini dapat di implementasikan sebagai lapisan atas sebuah database relasional atau objek database. Sebagai lawan dari database relasional, dokumen berbasis database tidak nyimpan data ke dalam tabel dengan ukuran kolom seragam untuk setiap record. Kemudian sebaliknya, database dokumen menyimpan setiap catatan sebagai dokumen yang memiliki karakteristik tertentu. Sebanyak bidang yang panjang apapun bisa di tambahkan ke dokumen.

  • In-Memory Database

Database memori bergantung pada memori utama dalam penyimpanan data komputer. Ini berbeda dengan sistem manajemen database yang memakai disk berbasis mekanisme penyimpanan. Database memori utama lebih segera daripada di maksimalkan disk database semenjak optimasi algoritma internal jadi lebih simpel serta lebih sedikit CPU buat mengeksekusi instruksi. Mengakses data dalam mempersiapkan memori lebih cepat dan lebih bisa di prediksi dari kinerja disk. Di dalam aplikasi waktu respon sangatlah penting, seperti peralatan jaringan telekomunikasi yang mengoperasikan sistem darurat, database memori utama yang sering di pakai.

  • Relational Database

Relational database merupakan database yang biasanya di pakai hingga saat ini.

  • Real-Time Database

Real-Time database merupakan sistem pengolahan yang di rancang untuk menangani beban kerja  yang bisa berubah sewaktu-waktu. Beda dengan database tradisional yang berisi data terus-terusan, sebagiannya tidak di pengaruhi oleh waktu. Misalnya pasar saham dan pasar crypto yang berubah  dengan cepat secara terus-menerus.

Real-Time database berfungsi untuk akuntansi, catatan medis, perbankan, hukum, analisis data ilmiah, dll. Real-Time berarti transaksi di proses cukup cepat dan melakukan tindakan dengan segera.

Model Database

Database memiliki varian model yaitu :

  • Object Database Model

Pemrograman berorientasi pada objek serta teknologi database yang mengarahkan kepada model pemrograman baru yang di sebut dengan objek database. Objek database ini berusaha untuk bawa dunia database dan aplikasi pemrograman agar lebih dekat, kemudian bersama-sama. Khususnya dengan database memakai jenis sistem yang sama seperti program aplikasi.

Hal ini tujuannya untuk menghindari overhead untuk mengkonversi informasi antara perwakilan database dan perwakilan program aplikasi. Di saat yang sama, objek database berupaya untuk memperkenal ide kata kunci dari pemrograman. Contohnya, seperti encapsulation dan polymorphism, ke dalam database.

Berbagai macam cara sudah di testing untuk menyimpan objek dalam database. Sebagian mengalami masalah pada sisi pemrograman aplikasinya, dengan bikin objek yang di manipulasi program terus-menerus. Hal ini umumnya membutuhkan tambahan pertanyaan semisal bahasa, karena bahasa pemrograman konvensional tidak menyediakan fungsionalitas tingkatan bahasa untuk menemukan objek berdasarkan isi dari informasi dari mereka.

  • Post-Relational Database Model

Sebuah produk yang menawarkan model data yang lebih umum, lebih sering di dengar dari model relasional yang di sebut sebagai post-relational. Model data di dalam produk tersebut mencakup hubungan, tapi tidak di batasi oleh prinsip informasi yang mana mewakili seluruh informasi dengan nilai-nilai data dalam hubungannya dengan hal tersebut. Sebagian dari luasnya ini ke model relasional yang benar-benar mengintegrasikan konsep-konsep dari teknologi yang tinggal pre-date the relational model.

Misalnya, mereka mengizinkan representasi dari directed graph dengan trees di node. Sebagian menerapkan model tersebut melakukan dengan meluaskan sistem database relasional dengan fitur non-relasional. Yang lainnya sudah datang di tempat serupa dengan menambahkan fitur relasional untuk sistem pre-relational. Tapi anehnya, hal tersebut berkemungkinan produk yang historis pre-relational, seperti pick, untuk membuat klaim yang masuk akal untuk pre-relational di dalam arsitektur sekarang ini.

Tahap-Tahap Merancang Database

Merancang database adalah upaya untk membangun sebuah database di dalam lingkungan bisnis, berikut tahapannya :

  1. Rencanakan database yang akan di buat
  2. Defenisikan systemnya
  3. Analisa dan mengumpulkan keputusan
  4. Merancang database
  5. Membuat prototipe
  6. Implementasi
  7. Konversi data
  8. Pengujian
  9. Maintenance operasional

Macam-Macam Software Database

Macam-macam software database yang umum di gunakan adalah :

  • Miscrosoft SQL Server

Sistem manajemen database relasional produk dari Microsoft. Bahasa query utamanya transact-SQL dengan standar ANSI atau ISO yang di pakai oleh Microsoft serta Sybase. SQL Server biasanya di pakai di dunia bisnis yang mempunyai database tingkat bawah sampai tingkat menengah. Tapi dengan terus berkembangnya SQL Server, sanggup di database tingkat besar. Microsoft SQL Server serta Sybase dapat sama- sama berkaitan melalui jaringan dengan mengenakan protokol TDS( Tabular Informasi Stream). Tidak hanya itu, Microsoft SQL Server juga supprot ODBC (Open Database Connectivity) dan memiliki driver JDBC untuk bahasa program Java. Fitur yang lain yaitu, kemampuan untuk membuat database mirroring dan clustering.

  • MySQL

MySQL adalah software pada sistem database SQL yang multithread, multi user yang instalasinya mencapai 6 juta di semua negara. MySQLAB bikin MySQL tersedia sebagai software gratis di bawah lisensi GNU, tapi juga menjual di bawah linsensi komersial untuk kasus yang usernya tidak cocok dengan pemakaian GPL. Tidak sama dengan Apache dimana software di kembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber di punyai oleh penulis masing-masing. MySQL di buat serta di sponsori oleh suatu industri komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta atas segala kode sumbernya. Yang membangun MySQL AB yakni David Axmark, Allan Larson, dan Michael Monty Widenius.

  • Clipper

Adalah bahasa pemrograman komputer keluarga XBase yang di pakai untuk membuat program komputer utama yang berjalan pada sistem operasi DOS. Secara spesifik, Clipper biasanya di pakai untuk membuat program yang terhubung dengan database bisnis, contohnya manajemen simpan atau pinjam, akuntansi, dll. Sejarah Clipper pertama kali di perkenalkan di tahun 1985 oleh Nantucket yang di jual kepada Komputer Assosiates sebagai compiler untuk DBase II yang terpopuler di masa itu. Kompilasi kode-kode DBase berarti mengubahnya dari kode interpretasi yang harus di interprestasikan oleh komputer setiap kali baris di jalankan, menjadi P Code yang memakai mesin virtual untuk memproses P Code yang sudah di kompilasi tersebut.

Walaupun P Code tidak lebih cepat dari kode mesin yang di hasilkan oleh kompiler dengan bahasa lain (C++), tapi secara keseluruhan P Code masih jauh lebih cepat di bandingkan interpreter.

  • Firebird

Firebird biasanya di sebut juga dengan FirebirdSQL, yaitu sistem manajemen database relasional yang menawarkan fitur-fitur yang ada dalam standar ANSI SQL-99 dan SQL-2003. RDBMS ini berjalan sangat baik pada linux, windows maupun mac os. Firebird di arahkan dan di maintenance oleh FirebirdSQL Foundation. FirebirdSQL Foundation adalah keturunan dari Interbase versi open source Borland. Modul kode yang baru di tambah ke Firebird serta lisensi di bawah Initial Developer's Public License. Sementara modul aslinya dirilis oleh Inprise lisensi di bawah Interbase Public License. Kedua lisensi ini adalah versi modifikasi dari Mozilla Public License.

  • DBase

Sebuah sistem manajemen database (DBMS) secara luas di pakai pada mikrokomputer yang di kenalkan oleh Ashton-Tate untuk komputer CP/M serta platform Apple II, Apple Macintosh dan IBM PC dengan DOS yang menjadi salah satu software yang paling laris selama beberapa tahun di masa pada saat tersebut. DBase akhirnya tergantikan oleh produk yang baru seperti FoxPro, Paradox, Ms Access, dan Clipper, dikarenakan DBase tidak mampu untuk membuat inovasi terbaru. DBase akhirnya di jual ke Borland di tahun 1991, lalu di tahun 1999 Borland menjual hak jajaran produk DBase di suatu perusahaan yang baru bernama DBase Inc. Pada pertengahan tahun 1980-an banyak vendor yang membuat varian baru pada produk mereka ataupun pada bahasanya sendiri. Termasuk FoxPro, Clipper, QuickSilver,  Flagship, XBase ++ dan Harbour. Mereka inilah yang di kenal sebagai xBase atau Xbase. Dasar format file dBase yaitu .dbf, sekrang ini adalah salah satu format file yang luas di pakai oleh banyak aplikasi yang memerlukan format sederhana untuk menyimpan data terstruktur. DBase di lisensikan penggunaannya selama waktu 5 tahun pada masa yang tidak mungkin bagi pemakai untuk mengoperasikan DBase selama waktu tersebut.

Fungsi Database Manajemen Sistem

Di butuhkan suatu sistem untuk mengintegrasikan data file ke dalam sebuah file sehingga dapat melayani pengguna yang berbeda. Software, hardware dan prosedur yang mengelola database manajemen sistem yaitu :

  • Mengurangi kerangkapan data dan redudancy data
  • Menyediakan sistem akses cepat
  • Berkemungkinan ada update secara bersama
  • Memberikan perlindungan dari pihak yang tidak bertanggung jawab
  • Menyediakan sistem yang memungkinkan melakukan pengembangan database

Kelebihan dan Kekurangan Database

Kelebihan database :

  • Kemudahan dan Kecepatan

Dengan memakai database, pengambilan informasi bisa di lakukan dengan cepat dan murah. Database mempunyai kemampuan dalam mengelompokkan, mengurutkan bahkan menghitung seperti matematika. Dengan rancangan yang benar, maka sajian informasi bisa di lakukan dengan cepat dan murah.

  • Menghemat Ruang Penyimpanan

Dengan penggunaan bersama, tidak perlu menyediakan tempat penyimpanan di berbagai macam tempat, tapi hanya perlu satu saja sehingga akan menghemat ruang penyimpanan data yang ada di sebuah organisasi atau perusahaan.

  • Pusat Kontrol Data

Karena cukup dengan satu database untuk banyak kebutuhan, kontrol terhadap data juga cukup di lakukan di satu tempat saja. Jika ada perubahan data, maka kita perlu mengupdate seluruh data tapi dengan satu database saja.

  • Ketersediaan

Dengan database kita bisa back up data, mengatur data mana yang masih di butuhkan dan data mana yang masih di perlukan ke tempat yang lain. Hal ini mengingat pertumbuhan transaksi sebuah organisasi atau perusahaan dari waktu ke waktu yang memerlukan media penyimpanan besar.

  • Keakuratan

Penerapan secara kuat aturan type data, domain data, keunikan data, kaitan antar data, dll, bisa menekan keakuratan di dalam penyimpanan data.

  • Keamanan

Kebanyakan DBMS (Database Management System) di lengkapi dengan fasilitas manajemen pengguna yang di berikan hak akses berbeda-beda sesuai dengan pengguna dan posisinya. Database dapat di berikan password untuk membatasi orang-orang dalam mengaksesnya.

  • User View

Database menyediakan pandangan yang berbeda-beda untuk setiap pengguna. Misalnya kita mempunyai data dari perusahaan yang bergerak di bidang penjualan. Data yang ada yaitu data barang, data penjualan, data pembelian sehingga pengguna membutuhkan informasi terkait dengan data perusahaan tersebut.

  • Kebebasan Data

Jika suatu program sudah selesai di buat, dan ternyata ada perubahan data. Maka dengan database, merobahnya hanya perlu di lakukan pada level DBMS tanpa harus mengotak atik kembali programnya pendukungnya.

Kekurangan database :

  • Proses Back Up Memakan Waktu

Sistem database mencakup banyaknya file, sehingga jika di lakukan back up akan menghabiskan banyak waktu.

  • Mahal

Database memerlukan sumber daya yang tinggi untuk melakukan perawatan secara teratur.

  • Sistem Rumit, Sehingga Memerlukan Seorang Ahli

Database sangat kompleks, tidak sembarangan orang dapat melakukannya. Terlebih dengan berbagai macam resiko, sehingga hanya orang ahli yang bisa melakukannya.

  • Bila Ada Akses Yang Salah, Kerusakan Bisa Terjadi

Kesalahan dalam mengakses dapat menyebabkan masalah, terlebih dari sembarangan pengguna.

Semoga bermanfaat. Terima kasih sudah berkunjung.

Tidak ada komentar untuk "Pengertian Database : Komponen, Tahap, Jenis, Kelebihan Dan Kekurangan"