Please Wait...

RajaBackLink.com

Pengertian Plagiat Dan Cara Mengatasinya

 

Syukraka.com - Ada beberapa pengertian plagiarisme menurut para ahli, yaitu:

  1. Menurut Lester, plagiat merupakan kata-kata atau pendapat orang lain sebagai kepemilikan kita sendiri.
  2. Menurut Silverman, plagiat merupakan tulisan tentang fakta atau kejadian, kutipan, atau pendapat yang di dapat dari orang lain tanpa menyebutkan sumbernya.
  3. Menurut Ismet Fanany, seseorang yang menyalin gagasan atau ungkapan yang orang di gunakan oleh orang lain.

Dapat kita simpulkan bahwa plagiat merupakan ciplakan dari suatu ide atau karya. Sesuatu yang disebut plagiat oada saat ketika ide atau karya tersebut di buat kembali dan di akui sebagai ide atau karya orang lain. Orang yang melakukan plagiat disebut plagiator.

Contoh-Contoh Dari Plagiat

Plagiat merupakan tindakan pencurian, terutama pada waktu ide atau karya tersebut adalah hak cipta seseorang. Namun seorang plagiator bisa melakukan plagiat dengan sengaja atau tanpa di sengaja.

Tindakan pencurian plagiat bisa seperti:

  • Plagiat Parsial

Suatu karya bisa di bilang sebagai ciplakan atau tiruan ketika sebagiannya saja diambil dari karya milik orang lain. Penulisan karya ilmiah rentan dengan plagiat parsial.

  • Plagiat Secara Total

Plagiat total atau keseluruhan terjadi pada saat orang menciplak seluruhnya karya orang lain, setelah itu mengakuinya sebagai karya dirinya sendiri.

  • Plagiat Antarbahasa

Plagiat antarbahasa sering terjadi dalam karya tulis ilmiah. Misalka,n ketika seseorang menerjemahkan suatu karya tulis berbahasa asing, setelah itu menuliskannya dalam Bahasa Indonesia tanpa menyebutkan sumber aslinya.

  • Plagiat Secara Otomatis

Plagiat secara otomatis dilakukan pada saat kita mengcopy-paste karya kita sebelumnya ke dalam karya yang sedang dibuat. Pastinya, plagiat ini di lakukan tanpa mengatakan karya yang di-copy tersebut sebagai salah satu sumber.

Cara Mengatasi Supaya Tidak Plagiat

Karena arti plagiat itu kental dengan pencurian, sebaiknya kita tidak melakukannya. Terlebih lagi dalam penulisan karya ilmiah, plagiat adalah tindakan pencurian yang perlu kita hindari.

Contoh plagiat yang cukup sering di jumpai yaitu dalam penulisan karya ilmiah contohnya memakai bantuan jasa dari orang lain pada saat membuat, merubah karya yang sudah ada, mengutip tanpa mengatakan sumber asli, sampai menyalin ulang karya sebelumnya. Untuk menghindari plagiat, kita dapat:

  • Mengutip

Kita mengutip pada saat ketika mengambil perkataan atau kalimat dari buku, artikel, maupun karya tulis yang lain. Kata-kata atau kalimat tersebut kita tulis ulang sama persis dengan mengarah pada pedoman tata cara penulisan karya ilmiah.

  • Meringkas

Menulis ulang satu halaman tulisan menjadi satu paragraf memang memerlukan latihan ekstra. Akan tetapi, meringkas bisa menghindarkan kita dari kejahatan  plagiat.

Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar untuk "Pengertian Plagiat Dan Cara Mengatasinya"