Please Wait...


RajaBackLink.com

Penyebab Asma Makin Parah Di Malam Hari

 

Penyebab Asma Makin Parah Di Malam Hari - Sesak napas dan batuk merupakan gejala dari asma yang cukup mengganggu bagi penderitanya. Penderita asma sering merasakan kondisinya lebih baik pada siang hari. Tapi, ketika pada malam hari, rasa sesak di dada sampai tidak dapat bernafas terasa lebih berat. Sekitar 30-70 persen pengidap asma sering mengalami asma nokturnal, yang mempunyai arti gejala asma yang memburuk pada malam hari.

Berikut ini lima penyebab gejala asma memburuk di saat malam hari:

  • Terpapar Alergen

Paparan alergen dari kutu, bulu hewan peliharaan, dan debu yang biasanya ada di kamar tidur dapat memicu terjadinya asma. Ketika berada di tempat tidur selama 6-9 jam setiap harinya, merupakan waktu yang lama untuk terpapar alergen potensial. Tidak hanya itu, beberapa orang juga mengalami reaksi alergi yang tertunda di malam hari. Tidak jarang, respon alergi muncul 3-8 jam setelah terpapar alergen. Oleh sebab itu, apabila merasa terpapar alergen pada sore hari, jangan heran jika reaksi alergi dari paparan tersebut baru keluar pada saat malam hari.

  • Tetesan Postnasal

Orang lebih rentan terhadap postnasal drip pada saat malam hari. Ingus yang semakin produktif mungkin kamu mengalami postnasal drip. Hal ini terjadi ketika lendir menumpuk pada bagian belakang sinus dan menetes ke dalam tenggorokan dan dada. Pada saat berbaring secara telentang, cairan lebih murah menetes ke belakang tenggorokan dan menyebabkan batuk. Berbaring juga bisa menyebabkan cairan bergeser dari kaki ke dada. Kondisi tersebut bisa memicu penumpukan cairan di dinding saluran nafas dan membuat jalur nafas menyempit.

  • Posisi Tidur Terlentang Dan Refluks Asam Lambung

Pada saat tidur dalam posisi telentang, asam lambung lebih murah untuk naik kembali ke kerongkongan. Kerongkongan adalah saluran yang menghubungkan mulut dan perut manusia. Agaknya tertelan, sebagian cairan ini justru masuk ke saluran udara dan memicu batuk yang membuat kita sebel. Refluks asam lambung juga bisa menyebabkan sesak nafas akibat penyempitan saluran nafas sehingga berakibat kesulitan bernafas.

  • Stress

Setidaknya ada sebuah penelitian yang menemukan adanya kaitan antara stress dan asma pada mala hari. Hormon yang dilepaskan tubuh pada saat stress dipercaya bisa menyebabkan peradangan. Sehingga, para peneliti berteori stress bisa menyebabkan saluran udara jadi sempit.

  • Perubahan Sirkadian Pada Fungsi Paru-Paru
Paru-paru manusia bekerja dengan cara yang berbeda pada saat malam hari. Mungkin karena manusia berevolusi menjadi aktif pada saat siang hari, fungsi paru-paru kita paling baik pada saat siang hari. Resistensi jalan nafas bisa meningkat sepanjang malam dan efek itu akan lebih terasa bagi si penderita asma.

Cara Mengatasi Gejala Asma Di Malam Hari

Jika kamu terbangun akibat serangan asma pada saat malam hari, pakailah inhaler sebagai penyelamat. Sebaiknya, jaga agar inhaler tetap berada di dekat jangkauan kamu supaya memudahkan pengobatan. Selain itu, kamu juga disarankan untuk duduk dalam posisi yang lebih tegak. Beberapa orang menemukan minum air mineral bisa meredakan batuk. Tapi, jika mengalami gejala asma pada malam hari, sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter. Apabila di butuhkan, pemakaian obat bisa dilakukan untuk mencegahnya. Olahraga juga bisa membantu meringankan serangan asma pada malam hari. Studi menemukan, aktivitas fisik dua kali seminggu selama 6-8 minggu, bisa menurunkan serangan asma saat malam hari pada anak-anak. Pada orang dewasa, gejala asma nokturnal menurun dan kualitas tidur meningkat pada saat rutin berolahraga dua kali seminggu selama 10-12 minggu. Jika masih terjadi, orang yang menderita asma lebih parah pada malam hari harus menemui dokter untuk menapatkan pengobatan atau penanganan.

Semoga bermanfaat. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya.

Tidak ada komentar untuk "Penyebab Asma Makin Parah Di Malam Hari"