Please Wait...

RajaBackLink.com

Planet Ekstrem Yang Pernah Di Jumpai Oleh Manusia

 
Planet Venus

Syukraka.com - Ilmuwan telah mengklasifikasikan planet ekstrim yang baru diobservasi. Di sisi lain, para ilmuwan pula baru-baru ini mendeteksi planet terpanas yang sempat ditemui dengan temperatur permukaan yang apalagi lebih panas dari bintang.

Bersamaan mencari planet di luar tata surya kita terus bersinambung, kita sudah mendeteksi banyak dunia lain dengan fitur ekstrim didalamnya.

Eksplorasi yang lagi berlangsung dari tata surya kita sendiri serta baru berlangsung sebagian abad ini baru sedikit membongkar teka-teki alam semesta yang luasnya tidak main-main serta terus mengambang.

Kita telah mendapatkan kenyataan kalau terdapat dunia di luar kita yang ekstrimnya apalagi kita tidak duga. Inilah planet ekstrim yang sempat ditemui. 

Planet Ekstrem Yang Pernah Di Jumpai Oleh Manusia

Nah, berikut planet ekstrem yang pernah di jumpai oleh manusia:

  • Planet Termuda (V830)

Sistem planet V830 hanya baru berusia 2 juta tahun, wow. Bintang induknya mempunyai massa yang sama dengan matahari kita namun mempunyai 2 kali radius, yang berarti belum seluruhnya berganti ke wujud akhirnya.

Planet gas raksasa dengan massa 3/4 Jupiter bisa jadi masih baru berkembang. Itu berarti dia mendapatkan lebih banyak massa dengan bertabrakan dengan objek luar angkasa yang lebih kecil semacam asteroid, menjadikannya tempat yang tidak terjamin. 

  • Planet Terkecil (Kepler-37B)

Hanya saja sedikit lebih besar dari bulan dan lebih kecil dari planet Merkurius, Kepler-37b merupakan planet exoplanet terkecil yang sempat di temui.

Planet berbatu yang lebih dekat dengan bintang inangnya di bandingkan dengan planet Merkurius ke matahari. Itu berarti planet ini sangat panas untuk menunjang air cair serta kehidupan di permukaannya. 

  • Planet Terdingin (OGLE-2005-BLG-390Lb)

Pada temperatur cuma 50 derajat di atas nol absolut -223°C, OGLE-2005-BLG-390Lb sukses menggaet judul selaku planet terdingin. OGLE-2005-BLG-390Lb ialah planet berbatu yang berdimensi dekat 5,5 kali massa Bumi.

Walaupun tidak sangat jauh dari bintang induknya di orbit, yang hendak menempatkannya di sesuatu tempat antara Mars serta Jupiter di tata surya kita, bintang induknya merupakan bintang kecil serta dingin yang diketahui selaku bintang red dwarf.

  • Planet Terpanas (KELT-9b)

Betapa panasnya suatu planet hendak tergantung pada seberapa dekatnya dengan bintang induk serta seberapa panas bintang itu dibakar.

Di tata surya kita sendiri, Merkurius merupakan planet terdekat dengan matahari dengan jarak 57.910, 000km. Temperatur pada sisi terangnya menggapai dekat 430°C, sebaliknya matahari sendiri mempunyai temperatur permukaan 5.500°C.

Tetapi terdapat bintang yang lebih besar serta mempunyai temperatur lebih panas daripada matahari. Salah satunya merupakan bintang HD 195689 yang pula diketahui sebagai KELT-9. Memiliki dimensi 2,5 kali lebih besar daripada matahari serta mempunyai temperatur permukaan nyaris 10.000°C. Bintang ini memiliki planet yang bernama KELT-9b yang lebih dekat dengan bintang induknya di bandingkan dengan planet Merkurius dengan matahari.

Dia mengelilingi bintang induknya ataupun berevolusi cuma dalam 1,5 hari (Merkurius memerlukan waktu 88 hari). Perihal tersebut menyebabkan planet tersebut bersuhu 4300°C, apalagi lebih panas dari mayoritas bintang namun dengan massa yang lebih rendah daripada matahari kita.

Planet Merkurius kita yang berbatu hendak jadi tetesan lava cair bila terdapat pada temperatur ini. KELT-9b merupakan planet gas raksasa sama semacam Jupiter.

  • Planet Tertua (PSR B1620-26b)

PSR B1620-26b merupakan planet tertua yang sempat ditemui (12.7 miliyar tahun). Planet ini ialah planet gas raksasa yang memiliki massa 2,5 kali Jupiter. Usia alam semesta kita yaitu 13,8 miliyar tahun yang berarti planet tersebut cuma satu miliyar tahun lebih tua.

PSR B1620- 26b mempunyai 2 bintang host yang berbalik satu sama lain serta ini sudah melampaui kehidupan keduanya. Ini merupakan bintang neutron serta kurcaci putih, yang tersisa kala bintang membakar seluruh bahan bakarnya serta meledak dalam supernova.

Tetapi, sebab tercipta begitu cepat dalam sejarah alam semesta, bisa jadi tidak lumayan banyak faktor berat semacam karbon serta oksigen (yang tercipta setelah itu) yang diperlukan supaya kehidupan bisa tumbuh.

  • Planet Beracun (Venus)

Venus, suatu planet yang ukurannya nyaris sama dengan Bumi, diselimuti awan asam sulfat. Suasana Venus bergerak jauh lebih cepat daripada rotasinya, dilengkapi dengan angin yang menggapai kecepatan badai 360km/jam.

Badai bermata 2 ditopang di atas tiap-tiap kutub. Atmosfernya nyaris 100 kali lebih padat dari Bumi serta terdiri dari 95% karbon dioksida. Dampak rumah kaca yang dihasilkan Venus menghasilkan temperatur sangat panas paling tidak 462°C dipermukaannya, yang sesungguhnya lebih panas dari Merkurius.

  • Planet Terbesar (DENIS-P J082303.1-491201 b)

Planet DENIS-P J082303.1-491201 b dengan nama lain 2MASS J08230313-4912012 b memiliki berat 28,5 kali dari Jupiter, menjadikannya planet terbesar yang terdaftar pada data arsip exoplanet NASA.

Sebab tingkatan kebesarannya, dia nyaris saja diklasifikasikan selaku bintang kerdil (brown dwarf), tetapi untungnya ia tidak dapat memancarkan cahayanya sendiri serta belum sanggup melaksanakan fusi nuklir.

Image Source: media.iainpare.ac.id

Tidak ada komentar untuk "Planet Ekstrem Yang Pernah Di Jumpai Oleh Manusia"