Please Wait...

RajaBackLink.com

Pengertian Deposito Beserta Ciri Khasnya

 
Deposito

Untuk ibu rumah tangga, produk simpanan seperti deposito ini kerap menjadi alternatif tabungan yang pas. Karena deposito mempunyai jangka waktu. Seperti halnya tabungan, hal yang sering menjadi pertimbangan untuk memilih produk deposito yaitu bunga yang ditawarkan deposito lebih tinggi dari pada tabungan biasa. Secara pengertian, deposito adalah produk simpanan di bank yang penyetorannya maupun penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu saja. Apabila dana yang disimpan diambil sebelum waktunya habis, maka bersiaplah untuk kena denda. Menariknya lagi, semakin besar dan semakin lama Anda menyimpan dana dalam bentuk deposito ini, maka semakin besar juga bunga yang di berikan.

Selain berguna sebagai tabungan yang berjangka, manfaat lain dari deposito ialah sebagai salah satu produk investasi yang paling menguntungkan. Produk investasi seperti deposito mempunyai rata-rata keuntungan yang relatif stabil bila dibandingkan dengan produk lainnya seperti saham, emas dan obligasi pemerintah.

Ciri Khas Dari Deposito

Hal lainnya yang harus Anda ketahui dari deposito yaitu ciri-ciri dari deposito. Hal ini di butuhkan untuk mengenali manfaat dan juga resiko yang mungkin terjadi ketika Anda nanti telah memutuskan untuk berinvestasi pada produk jenis ini.

Berikut ini ciri khas deposito yang harus Anda ketahui:

  • Jangka waktu simpanan

Deposito mempunyai jangka waktu simpanan. Dan simpanan tidak dapat diambil sebelum jangka waktu tersebut. Biasanya nasabah akan diberikan beberapa pilihan untuk jangka waktu ini mulai dari 1, 3, 6, 12 atau 24 bulan. Tentang jangka waktu ini sangat penting untuk diperhatikan karena ini akan menentukan bagaimana Anda memakai simpanan tersebut.

Deposito ini sangat cocok bagi Anda yang kesusahan untuk menabung. Dengan memanfaatkan deposito maka Anda akan kesusahan jika mau 'boros' karena ada aturan jangka waktu tersebut dan tidak dapat mengambil simpanan semaunya saja.

  • Minimal setoran

Biasanya, ketika Anda membuka rekening di Bank, maka ada batas setoran minimal yang harus dibayar pertama kali. Begitupun dengan deposito, ada setoran minimal yang harus dibayarkan juga. Perbedaannya dengan tabungan biasa yaitu deposito mensyaratkan setoran minimal berkisar Rp5 juta. Akan tetapi setiap bank memiliki peraturannya masing-masing.

  • Bunga deposito

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa bunga deposito relatif lebih tinggi bila dibandingkan dengan tabungan. Hal itu sangat masuk akal karena adanya batasan jangka waktu yang diberikan. Dan hal inilah yang dimaksudkan bahwa deposito ialah produk investasi yang menguntungkan selain obligasi, saham dan emas.

Meskipun begitu, hal yang perlu diingat ialah suku bunga yang ditetapkan. Untuk itu bunga harus disesuaikan dengan peraturan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Pasalnya, besarnya suku bunga ditetapkan dan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

  • Pencairan dana

Sehubungan dengan jangka waktu seperti dijelaskan di atas, pencairan dana deposito tidak dapat sembarangan seperti tabungan. Sesudah Anda menentukan jangka waktu yang telah di berikan, maka pencairan dana deposito harus sesuai dengan jangka waktu itu. Kalau tidak, Anda akan dikenakan denda penalti yang membuat keuntungan menjadi tidak maksimal.

  • Deposito sebagai jaminan

Mungkin untuk poin yang satu ini banyak orang yang belum mengetahuinya. Deposito ternyata tergolong dalam salah satu aset yang dapat jadi jaminan untuk pinjaman ke bank. Tapi, tidak seluruh bank mau dan bersedia menerima jaminan dalam bentuk deposito.

  • Resiko rendah

Deposito bisa di bilang menjadi produk simpanan yang mempunyai resiko yang rendah karena deposito memiliki jaminan LPS dengan syarat-syarat tertentu. Dan bank yang Anda pilih ialah bank yang tercatat sebagai anggota LPS. Jaminan dari LPS tersebut berlaku apabila deposito yang dijaminkan kurang dari Rp2 miliar dan suku bunganya maksimal 7,5%. Oleh sebab itu, jika Anda memiliki deposito yang nilainya lebih dari Rp2 miliar, maka Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tidak akan menjamin dana deposito yang Anda miliki.

  • Deposito terkena pajak

Deposito adalah produk yang terkena pajak. Jadi, keuntungan yang Anda terima harus berurusan dulu dengan potongan pajak yang besarnya sampai 20%.

Apa Itu Fintech?

Fintech merupakan singkatan dari financial technology yang artinya teknologi keuangan. Jadi sebenarnya apa itu fintech? Adalah inovasi teknologi yang dikembangkan dalam bidang finansial sehingga transaksi keuangan dapat dilakukan dengan praktis, mudah, dan efisien.

Perkembangan Fintech di Indonesia

Seiring dengan majunya teknologi dan bertumbuhnya perusahaan-perusahaan startup, semakin besar juga perkembangan fintech di Indonesia. Teknologi fintech Indonesia dijalankan pada tahun 2006, tetapi pada tahun itu masih sedikit perusahaan yang menjalani bidang tersebut.

Ketika Asosiasi Fintech Indonesia (AFI) didirikan pada tahun 2015, maka kepercayaan fintech Indonesia mulai ada di kalangan masyarakat. Akibatnya, perusahaan fintech di Indonesia mengalami perkembangan yang begitu pesat sampai 140 perusahaan, tercatat di dalam daftar fintech OJK.

Tidak berhenti sampai disitu, pada tahun 2017 berkembang lagi fintech syariah. Fintech syariah ialah jenis fintech yang bergerak atas dasar prinsip Islam. Oleh sebab itu, terciptalah Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) yang melindungi fintech syariah di Indonesia.

Manfaat Fintech di Indonesia

Perkembangan fintech di Indonesia membawa banyak dampak positif. Adapun manfaat fintech yaitu:

  • Akses Pendanaan Yang Lebih Baik

Berkat adanya fintech, teknologi keuangan berkembang pesat sampai menjangkau berbagai jenis kalangan masyarakat. Hal ini mengakibatkan semakin banyak orang memahami cara mendapatkan bantuan pendanaan untuk menunjang kegiatan sehari-hari mereka.

  • Transaksi Keuangan Menjadi Lebih Mudah

Ketika akan melakukan transaksi finansial, Anda tidak perlu lagi ke bank. Hanya melalui ponsel pintar, semua aktivitas keuangan dapat diselesaikan. Pastinya hal ini memudahkan masyarakat.

  • Mendukung Inklusi Keuangan

Yang dimaksud inklusi keuangan yaitu keterlibatan masyarakat dalam transaksi ekonomi, mulai dari jual beli, iuran, sampai simpan-pinjam. Kemudahan teknologi fintech telah menghubungkan berbagai macam transaksi ekonomi, sehingga inklusi keuangan pun semakin meningkat.

  • Taraf Hidup Masyarakat Meningkat

Setelah masyarakat mendapatkan akses pendanaan yang lebih baik, maka masyarakat dapat memakai dana itu untuk membiayai aktivitas konsumtif dan produktif mereka. Pada akhirnya, taraf hidup dan kesejahteraan hidup masyarakatpun meningkat.

  • Mempercepat Perputaran Ekonomi

Akses keuangan dan kemurahan dalam bertransaksi mendorong arus perputaran ekonomi semakin cepat dan efisien. Tidak hanya itu, fintech membantu para pelaku usaha untuk mendapatkan modal dengan bunga yang rendah melalui pinjaman online (pinjol) sebagai produk fintech.

Tidak ada komentar untuk "Pengertian Deposito Beserta Ciri Khasnya"